Senin, 12 Januari 2009

TAWANGMANGGU ADEM

Pada tanggal 21 Oktober 2007 kami sekeluarga pulang liburan dari Sarangan lewat Cemoro Sewu Tawangmangu, rencana ke arah Solo-Semarang. Sampai di tanjakan 500 meter sebelum Cemoro Sewu banyak pos yang menunggu mobil mogok.
Mobil kami Panther tahun 95 jalan pelan-pelan, akhirnya jalan naik tersendat-sendat. Tiba-tiba orang di pos pada keluar membantu mendorong dengan tujuan agar mobil bisa naik. Di situlah awal mula bencana.
Ternyata orang-orang tersebut adalah orang yang sengaja merusak mobil, bukan menolong tapi malah ikut menaiki mobil dibarengi dengan teriakan-teriakan agar masuk gigi bertujuan untuk merusak kopling atau gigi, hebatnya mereka sudah siap-siap dengan batu untuk ganjal mobil. Akibatnya sudah bisa ditebak mobil kami mata kopling dan kampas kopling jebol sehingga mogok di tempat itu.
Kemudian orang-orang itu meminta bayaran dengan memaksa, selanjutnya kami harus mencari truk untuk menderek mobil dan mencari bengkel terdekat untuk perbaikan. Usut punya usut ternyata orang-orang yang di pos tersebut adalah orang-orang yang telah bekerja sama dengan bengkel-bengkel di Tawangmangu dan Sarangan untuk merusak mobil-mobil agar kopling rusak serta dengan perusahaan truk yang dapat rezeki haram dengan menarik mobil-mobil mogok ke bengkel.
Ada bermacam-macam cara agar mobil pada mogok (pada saat bersamaan ada 4-5 mobil rata-rata mobil baru) yaitu menghentikan laju mobil yang sedang naik, sehingga jalan menjadi sempit dan mudah untuk dikerjain. Di sisi lain mobil-mobil yang turun dari Cemoro Sewu dihalang-halangi agar jalan bertambah sempit.
Mohon kepada pengguna jalan yang lewat dari Sarangan ke arah Tawangmangu agar berhati-hati, jangan terpengaruh oleh orang-orang yang punya niat menolong tapi ternyata berniat tidak baik. Mohon juga kepada kepolisian daerah Jatim dan Jateng untuk segera menindaklanjuti laporan ini karena merusak citra pengamanan Lebaran dalam operasi ketupat.
Kami juga telah menghubungi Polsek Tawangmangu lewat HP, semua kejadian kami laporkan dengan harapan agar orang-orang di pos dapat ditindak untuk tidak mengganggu pengguna jalan lagi. Atas perhatiannya kami ucapkan terima kasih.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar